Gibran dan Potensi Suulkhatimah Politik Jokowi
Oleh: M Mahfuz Abdullah*

Jadi, kita hanya bisa menduga bahwa kepentingan politiknya hanya titipan.
Lalu, dibungkus dengan bahasa yang halus agar tokoh muda yang dikaguminya, Gibran Rakabuming Raka, bisa ikutan dalam kontestasi politik 2024.
Tentu itu boleh-boleh saja. Secara politik sah. Lagi pula, mumpung bapaknya Gibran masih jadi presiden.
Kalau bapaknya sudah jadi rakyat biasa, jangankan maju jadi capres atau cawapres, maju jadi calon gubernur Jateng atau gubernur DKI Jakarta, bisa jadi akan sangat sulit.
Sayangnya, putusan MK terhadap gugatan itu sudah bisa ditebak. Media Tempo bahkan sudah membagikan informasi hasil putusan ini melalui podcast Bocor Alus.
Semua bocoran politik (hampir) sama persis kejadiannya dengan fakta yang terjadi di persidangan MK.
Bagaimanapun, putusan MK itu akan memantik banyak hal.
Suka atau tidak, salah atau benar, tetaplah menjadi hukum baru.
Apakah PDI Perjuangan akan mengambil langkah menarik dukungan dan secara terang-terangan berhadapan dengan Jokowi?
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar