Gibran Dirujak Netizen, Yandri Susanto Melakukan Serangan Balik

jpnn.com - JAKARTA - Komandan Penggalangan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Yandri Susanto merespons hujan kritik yang diarahkan kepada Gibran Rakabuming Raka seusai debat cawapres yang berlangsung Minggu (21/1) malam.
Gibran diketahui mendapat serangan dari netizen di media sosial TikTok, Instagram, Twitter atau X, soal etik dan gimik.
Yandri mengatakan, TKN tetap menganggap perbuatan Gibran selama debat sesuai dengan etika.
"Saya kira kalau pro dan kontra tergantung yang menilai, cuman kalau TKN menilai Mas Gibran selalu beretika. Justru, pasangan lain enggak beretika," kata Yandri saat ditemui di Posko Pemenangan Ormas Komandan Charlie TKN Prabowo-Gibran, Wisma Laena Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/1).
Yandri lantas mengimbau kepada semua pihak agar tidak memperbesarkan polemik soal pro dan kontra di media sosial.
Dia juga menyoroti soal etika Cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Cawapres Mahfud Md.
"Saya kira tidak perlu dibesar-besarkan perdebatan etika atau tidak beretika," lanjutnya.
Dia mengatakan, TKN Prabowo-Gibran saat ini fokus untuk menggaet suara masyarakat menuju Pilpres 2024.
Simak respons Yandri Susanto menanggapi fenomena Gibran Rakabuming dirujak netizen seusai debat cawapres sesi Minggu malam.
- Mendes Yandri Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah Kuatkan Ekonomi dan Dakwah di Desa
- Bakal Salat IdulFitri di Jakarta, Wapres Gibran: yang Penting Sungkem ke Presiden Dulu
- Polemik Pengangkatan PPPK & CPNS 2024, Wapres: Sudah Ada Solusinya, Tunggu Saja
- Langkah Mendes Yandri Berhentikan TPP Dinilai Bukan karena Like and Dislike
- Mendes Yandri: Insyaallah Swasembada Pangan Segera Terwujud Jika Ada Kolaborasi
- Lokataru Sebut Putusan MK Menunjukkan Mendes Yandri Lakukan Intervensi Politik