Giliran Hamid Awaluddin Diperiksa
Menkeu : Uang Sisminbakum Milik Negara
Sabtu, 22 November 2008 – 01:26 WIB

Foto : Muhamad Ali/JAWA POS
Mahfud menjabat sebagai Menkeh HAM di era Gus Dur pada 20 Juli 2001. Saat itu hari Jumat. Tanggal 21 dan 22 Juli merupakan hari libur. Lantas Senin, 23 Juli, Gus Dur resmi lengser dari kursi kepresidenan. Mahfud pun otomatis demisioner (Jawa Pos, 21/11). Sementara perjanjian dibuat 25 Juli. Apakah itu berarti perjanjian memanfaatkan kosongnya kursi menteri? Seorang penyidik mengatakan logika itu bisa saja berlaku. ”Tapi, kami harus mencocokkan dengan bukti-bukti yang ada,” katanya.
Mahfud Terganggu Ucapan Yusril
Di tempat terpisah, Mahfud M.D. mengadakan konferensi pers khusus menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang menudingnya tahu proyek Sisminbakum di Depkeh dan HAM. Mahfud yang kini ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu merasa terganggu oleh pernyataan Yusril tersebut.
Yusril sebenarnya tidak hanya menyebut nama Mahfud. Saat datang di Kejagung Kamis (20/11), dia menyebut nama Marsillam Simandjuntak sebagai menteri yang menggantikan dirinya dan tahu perjanjian koperasi dan Dirjen AHU. Yusril kemudian meralat dan minta maaf kepada Marsillam. Yusril lalu menyebut nama Mahfud sebagai Menkeh HAM saat itu.
JAKARTA – Satu per satu mantan pimpinan di Depkum HAM harus dibikin repot karena terkait dengan kebijakan Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum).
BERITA TERKAIT
- Tiga Pemotor Asal Depok Tewas Seusai Tabrak Pohon di Bandung
- RI Siapkan Langkah Strategis untuk Merespons Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya