GNPF Ulama dan PA 212 Cs Bergerak, Edward Candra Meminta Jangan Anarkistis

Oleh karena itu, dia meminta Pemkab OKU menutup paksa tempat hiburan malam tersebut supaya tidak mengganggu ketenteraman masyarakat di wilayah tersebut.
"Tidak ada gunanya jika hanya dilakukan razia karena pasti bocor. Kami minta agar segera ditutup apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan," tegas Baijuri.
Menanggapi desakan ormas-ormas Islam itu, Plh Bupati Candra meminta para ulama agar bersabar dan menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkistis menutup tempat hiburan malam.
"Permasalahan ini akan segera kami tindaklanjuti dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait, di antaranya Polres, Dandim, Kejari, termasuk DPRD guna membahas masalah ini," ujar Edward Candra.(antara/jpnn)
Perwakilan GNPF Ulama, FUI, PA 212, Relawan Laskar Islam dan Bang Japar mendesak Plh Bupati Edward Candra menutup tempat-tempat maksiat di OKU.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Berbagi di Bulan Ramadan, Jasindo Salurkan Bantuan ke 3 Lembaga Sosial
- Ditpamobvit Polda Metro Jaya Bersama SHW Center Berbagi Takjil Bulan Ramadan
- Bubur Suro, Takjil Legendaris Khas Palembang, Dibagikan Secara Gratis
- Tegas, Pemkab Cianjur Melarang THM Beroperasi Selama Ramadan
- Baku Hantam dengan Bule, 12 Sekuriti Kelab Malam di Bali Jadi Tersangka
- Petugas BNN Jateng Datang, Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Semarang Kaget