Golkar Beri Gelar Mentan Sebagai Bapak Pertanian Indonesia

"Ini sejarah baru dalam pemerintahan Indonesia yang mengekspor jagung dalam waktu kerja yang singkat. Pemerintah tetap fokus buat jagung, biar perlu tanam jagung di pot-pot rumah," kata Amran.
Selain itu, Amran juga meminta Pemda memerhatikan nasib petani. Caranya, dengan menetapkan harga pembelian jagung petani sesuai dengan yang diputuskan Presiden Jokowi, yaitu di atas Rp 3.100 per kilogram.
"Pak Gubernur dan Bupati, tolong harga jagung dari petani tidak boleh di bawah Rp 3.100 per kilogram. Karena itu intruksi Pak Presiden. Pemilik gudang harus ingat ini, jangan sampai melanggarnya," tegasnya.
Jika harga jagung diperhatikan Pemerintah, tambahnya, maka kesejahteraan petani akan meningkat.
"Jaga pendekatan dan kesejahteraan. Jika kita untung maka petani dipastikan sejahtera. Ingat, kita harus terus ekspor dan jangan sampai kita impor ya," pesannya.
Dalam kesempatan tersebut. Amran juga menegaskan tekadnya untuk kembali mengangkat komoditas rempah-rempah dalam negeri. Untuk melakukan itu, Kementerian Pertanian telah menyediakan anggaran yang cukup.
Tahun ini, ada Rp 2,4 triliun yang disiapkan, itu masuk di APBN Perubahan," tandasnya.(jpnn)
Apakah sudah ada Menteri Pertanian datang ke sini? Belum ada, baru Pak Menteri ini. Sudah tiga kali.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan