Golkar Kaji Ulang Pencalonan Wako Tomohon
Karena Berstatus Tersangka
Kamis, 15 Juli 2010 – 22:58 WIB

Golkar Kaji Ulang Pencalonan Wako Tomohon
JAKARTA -- Ditetapkannya Walikota Tomohon Jefferson Rumajar alias Epe sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat DPP Partai Golkar mengkaji ulang pencalonan calon incumbent itu. Pasalnya, Golkar lah yang mengusung tersangka kasus dugaan penyimpangan dana APBD tahun anggaran 2006-2008 senilai Rp19,8 miliar itu sebagai calon walikota Tomohon pada pemilukada, 3 Agustus mendatang.
“Saya belum bisa pastikan Jefferson akan tetap diusung Golkar nanti atau tidak. Karena masih harus dipelajari dulu kasusnya. Mudah-mudahan sebelum pemilihan walikota digelar, sudah ada putusannya,” terang Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Syamsul Bachri saat dihubungi JPNN, Kamis (15/7).
Syamsul menjelaskan, kajian kasus ini akan dilakukan DPP Golkar bersama DPD Golkar Sulut. "Kami akan mencari tahu sejauh mana kasus tersebut dan akan berdampak sampai ke mana," ujarnya.
Terkait kasus hukumnya sendiri, Syamsul mengatakan, DPP akan memberikan bantuan hukum pada Jefferson. “Golkar kan punya wadah bantuan hukum (BAKUMHAM), nanti akan kita berikan bantuan lewat itu. Pastinya Golkar tidak akan membiarkan kadernya menghadapi masalah hukum sendirian,” ucapnya.
JAKARTA -- Ditetapkannya Walikota Tomohon Jefferson Rumajar alias Epe sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat DPP Partai
BERITA TERKAIT
- Mardiono Lakukan Doa Bersama Untuk Melepas Jemaah Umrah di Kantor DPP PPP
- Irwan Fecho: Kami Meminta Mas AHY Melanjutkan Kepemimpinan di Partai Demokrat
- Soal Band Sukatani, Rampai Nusantara Menilai Kapolri Sangat Terbuka dengan Kritik
- Kawal Amanat Warga Jakarta, KPU Bakal Rilis Buku Janji Kampanye Pramono-Rano
- Golkar Dorong Pemuda Jadi Duta Diplomasi Politik di ASEAN
- Setelah Pelantikan Kepala Daerah, Sultan Wacanakan Gubernur Dipilih Secara Tidak Langsung, Simak Penjelasannya