Golkar Tak Kompromi soal PT
PDS Minta Pemilu 2014 Tidak Membunuh Keberagaman
Jumat, 01 Juli 2011 – 08:02 WIB
JAKARTA – Sikap ngotot partai Golkar memepertahankan angka parliamentary threshold (PT) minimal 5 persen, sepertinya sudah tidak bisa ditawar lagi. Meskipun sikap keras partai berlogo beringin ini sudah membuat pembahasan revisi UU Pemilu terhenti di tengah jalan dan bakal menghanguskan partai kecil. Peningkatan PT menurut Idrus sebagai hal yang sangat logis. Terlebih dalam kerangka semangat pengefektifan demokrasi di Indonesia dengan penyederhanaan parpol. "Juga untuk penguatan presidensiil," tuturnya.
“Saya kira minimal 5 persen itu kan sudah baik. Kita kan sudah menetapkan lima bukan untuk kepentingan subjektif tapi untuk kepentingan objektif. Kita sudah tidak ada kompromi lagi," ujar Sekjen Golkar, Idrus Marham, di sela-sela pendaftaran verifikasi berkas peserta Pemilu 2014 di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Kuningan, Kamis (30/6).
Baca Juga:
Idrus menuturkan partainya tak akan merubah keputusan. Sehingga dinamika di Badan Legislasi DPR menyangkut angka PT Pemilu 2014 diharapkan dapat segera menyepakati usulan Golkar tersebut. “Karena ke depan kita perlu melakukan penataan sistem sehingga kita tidak hanya berpikir diri kita tapi bagaimana sistem ini kita tata dengan fungsi yang kita tata dengan baik," tuturnya.
Baca Juga:
JAKARTA – Sikap ngotot partai Golkar memepertahankan angka parliamentary threshold (PT) minimal 5 persen, sepertinya sudah tidak bisa ditawar
BERITA TERKAIT
- Polisi Bersenjata Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada di Inhu
- Hasto Mendengar Informasi Bakal Dijadikan Tersangka di Kasus Absurd
- Herwyn Minta Jajaran Bawaslu Daerah Terus Bangun Komunikasi
- Periksa Cagub Bengkulu Menjelang Masa Tenang, KPK Disebut Terima Orderan
- Kampanye Pilkada Berakhir, KPU Kota Bandung Minta Tim Paslon Berpartisipasi Membersihkan APK
- Rocky Gerung Mengajak Anak Muda Menggunakan Nalar Kritis dalam Memilih Pemimpin