Good News, Angka Pengangguran 2017 Terendah Sejak Reformasi

jpnn.com, PEKANBARU - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menargetkan angka pengangguran pada 2018 bisa ditekan hingga 5 persen saja. Dia merasa optimistis target itu bisa tercapai karena angka pengangguran menunjukkan tren penurunan.
"Sekarang angka pengangguran di angka 5,5 persen, targetnya bisa mencapai sekitar lima persen," ujar Hanif saat berkunjung ke Pekanbaru, Riau, Selasa (27/2) siang.
Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, angka pengangguran 2017 telah mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengklaim angka pengangguran 5,5 persen tersebut merupakan yang terendah sejak era reformasi.
"Kalau dasarnya perbandingan dengan tahun sebelumnya, pengangguran di Indonesia saat ini merupakan terendah sejak reformasi," sebutnya.
Hanif pun makin optimistis bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo bakal mampu menurunkan angka pengangguran melalui berbagai strategi dan program kerja. "Apalagi didorong dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus naik, sehingga mampu memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja," kata Hanif.
Hanif juga mengapresiasi peran dunia industri, serikat pekerja atau serikat buruh dan masyarakat umum yang sudah berperan membantu menekan angka pengangguran. "Semoga dengan capaian lain yang terkait tentang pengembangan dan pemberdayaan tenaga kerja, tahun ini angka pengangguran bisa lebih ditekan," harapnya.(ica/JPC)
Menaker M Hanif Dhakiri menyatakan, angka pengangguran menunjukkan tren penurunan. Bahkan, angka pengangguran 2017 bisa ditekan menjadi 5,5 persen.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- PKB & BIEN Menggelar Diskusi soal Masa Depan Perlindungan Sosial Indonesia
- Wamenaker Noel Dukung Ide Direksi Pegadaian Harus Paham Hubungan Industrial Pancasila
- Bahas Transmigrasi Patriot, Wamen Viva Yoga Dorong Mahasiswa Punya Jiwa Kewirausahaan
- QRIS Simbol Kedaulatan Digital Indonesia, Hanif Dhakiri: Bukan Semata Alat Pembayaran
- Keren! Rumah Tamadun Ubah Limbah Jadi Lapangan Kerja Bagi Perempuan dan Warga Binaan
- Program Si Iklas Besutan Sandiaga Uno Hadirkan Pelatihan Kedua, Diikuti 50 Peserta