GP Ansor dan Tokoh Dunia Cetuskan Seruan Nusantara
Tindakan ini kemudian difoto dan disebarkan. Mereka didoktrin harus membenci Yahudi dan Nasrani.
“Mereka membakar sinagoga (tempat ibadah orang Yahudi), mereka membakar gereja. Ini bukan Islam, ini kebencian,” kata dia.
Sementara itu, perwakilan dari Irak Zainab al-Suwaij menyebut negaranya hancur lantaran agama dijadikan alat politik.
“Yang terjadi di negara saya (Irak) perang tak berkesudahan. Orang dibunuh, negara hancur. Mereka mengatasnamakan agama untuk membunuh sesama manusia,” terang Executive Director American Islamic Congress ini.
Kedua tokoh agama dari Irak dan Palestina ini sepakat dengan Indonesia untuk menyikapi perbedaan.
Mereka mengaku banyak belajar dari Indonesia yang bisa mengayomi segala perbedaan agama, suku dan ras.
Acara 2nd Global Unity Forum ini dihelat bersamal GP Ansor. Pertemuan ini dihadiri perwakilan negara-negara yang mengalami konflik agama seperti Irak, Afganistan, Palestina, dan Suriah. Indonesia diharapkan menjadi inspirasi dunia dalam menjaga pluralisme dan toleransi. (jos/jpnn)
Sejumlah tokoh lintas agama dari berbagai dunia dan GP Ansor mengajak masyarakat internasional untuk bersungguh-sungguh mewujudkan perdamaian global.
Redaktur & Reporter : Ragil
- LBH GP Ansor Perintahkan Wilayah & Cabang Dampingi Mahasiswa Pendemo yang Belum Kembali
- Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo, GP Ansor Kecam Intimidasi terhadap Kebebasan Pers
- GP Ansor Sebut RUU TNI Masih Sejalan dengan Semangat Reformasi
- GP Ansor Luncurkan LMS Ansor University untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Polarisasi Berbasis Identitas Makin Tajam, Ketum GP Ansor: Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga
- Festival Imlek Asian, GP Ansor Luncurkan Chinese Learning Center & Positif Game Ecosystem