GP Ansor Sudah Berada di Jalur yang Benar
jpnn.com - JAKARTA – Poster yang berisi ajakan menegakkan negara khilafah terpampang di beberapa daerah. Diketahui, spanduk yang awalnya hanya ditemukan di depan Masjid Jami’ Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kini sudah merambah ke beberapa daerah seperti Kediri dan Cirebon.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor, Yaqut Cholil Qoumas menginstruksikan agar spanduk tersebut diturunkan sesegera mungkin. Hal tersebut bertujuan agar tidak menimbulkan kericuhan. Sebab hal tersebut mengandung unsur SARA (suku, agama, ras dan antargolong, red) yang kerap kali menjadi pemicu perpecahan bangsa.
“Jadi spanduk awalnya kami temukan di daerah Rembang yang berisikan mendirikan khilafah islamiyah. Mereka anggota mau turun tangan sendiri, kita minta sahabat-sahabat Ansor untuk turunkan spanduk tapi tentu saja koordinasi dengan aparat,” beber Yaqut di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (24/4).
Saat disinggung akankah pihaknya berkomunikasi dengan orang yang membentangkan poster tersebut, Yaqut secara tegas menyatakan bahwa GP Ansor sudah berada di jalur yang benar. Karena itu, dia mengaku tidak perlu meminta izin terlebih dahulu saat mencopot spanduk tersebut.
“Mengapa kami harus melakukan komunikasi? Kami dalam posisi sudah jelas. Ansor ingin tetap mempertahankan NKRI,” tegasnya.
“Negara harus adil, mereka organisasi besar tapi lihat dong apa yang mereka lakukan. Kalau mendirikan negara Islam kan akan membubarkan NKRI yang sudah kita ciptakan sebelumnya,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), Oesman Sapta Odang atau yang kerap disapa Bang OSO menanggapi pernyataan Ketua Umum GP Ansor.
OSO menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh GP Ansor.
- Mendes Yandri Ajak Warga Desa Fokus Kembangkan Produk Lokal
- TPDI Laporkan Kapolda Sulut ke Divisi Propam Mabes Polri, Ada Apa?
- Status Tersangka Tom Lembong Bermotif Politik? Hakim Praperadilan Harus Mencecar Kejagung
- DPR Dukung Penuh Menko Polkam Menindak Semua Pelaku Judi Online
- Perbedaan Data Kerugian Lingkungan Kasus Korupsi Timah Sorot Perhatian di Persidangan
- Mobil Sukarelawan Andika-Hendi Tabrak Pohon di Semarang, 2 Orang Masuk RS