Grant Thornton Buka-bukaan soal Pentingnya Laporan Keberlanjutan untuk Perusahaan
jpnn.com, JAKARTA - Grant Thornton mengungkapkan perlunya kesiapan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim.
Indonesia pun terus menunjukkan komitmennya untuk menurunkan emisi karbon antara lain melalui perbaikan pengelolaan Forest and Other Land Use (FOLU) serta mempercepat transisi energi menuju Energi Baru Terbarukan.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam konferensi tersebut dan mendapat apresiasi dari banyak negara.
Indonesia juga mendapat apresiasi dalam beberapa forum terkait pencapaian penurunan emisi, khususnya terkait dengan restorasi mangrove dan penurunan deforestasi.
CEO Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan perubahan iklim telah menjadi isu sentral dalam agenda global, memunculkan tantangan baru bagi perusahaan di seluruh dunia.
"Sebagai respons terhadap perubahan cuaca ekstrem, peningkatan suhu global, dan perubahan pola cuaca, perusahaan perlu melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi perubahan iklim dan membangun ketangguhan bisnis”, ujar Johanna dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/1).
Johanna menjelaskan perlu adanya langkah konkret dari perusahaan seperti memulai investasi dalam teknologi hijau, dan energi terbarukan, pemantauan emisi karbon, serta teknologi ramah lainnya dapat menjadi langkah penting dalam persiapan perusahaan menghadapi perubahan iklim.
Tidak hanya itu, Grant Thornton juga menilai perlu adanya pelatihan dan pendidikan bagi karyawan untuk menghadapi perubahan iklim serta dampak yang ditimbulkan, sehingga dapat tercipta budaya perusahaan yang peduli terhadap lingkungan.
Grant Thornton mengungkapkan perlunya kesiapan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim.
- Pertama di 2025, Bea Cukai Jatim II Terbitkan Izin Fasilitas Kawasan Berikat untuk PT BOFI
- Survei Robert Walters 2025, Hampir Separuh Profesional di Indonesia Ingin Naik Gaji
- 10 Perusahaan Raih Padmamitra Award 2024 dari 7 Kategori yang Diperlombakan
- PLN Indonesia Power UBH Gelar Seminar Pemanfaatan Passive Income
- Mintarsih Ungkap Banyak Perusahaan Didirikan Purnomo Prawiro Sudah Bangkrut
- TASPEN Tanam 600 Bibit Pohon di Ruang Terbuka Hijau Kota Jambi