Grant Thornton Indonesia Jabarkan Strategi Transformasi Digital yang Efektif

Grant Thornton Indonesia Jabarkan Strategi Transformasi Digital yang Efektif
IT Advisory Director Grant Thornton Indonesia Goutama Bachtiar. Foto: Dok. Grant Thornton

jpnn.com, JAKARTA - Seiring dengan perkembangan pesat lanskap digital, Akal Imitasi (AI) dan teknologi berbasis AI semakin menjadi alat krusial untuk memperkuat keamanan informasi dan siber, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki kepuasan pelanggan.

Grant Thornton Indonesia memberikan beberapa strategi yang efisien dan efektif bagi organisasi untuk mengoptimalkan potensi AI dengan tetap memperhatikan batasan dan potensi risiko yang ada.

AI memiliki potensi besar dalam memperkuat organisasi dalam menjaga keamanan informasi dan siber.

Dengan menggunakan AI, organisasi dapat melindungi data dan informasi dengan lebih baik, mengidentifikasi ancaman dan serangan dengan lebih cepat, serta memitigasi risiko dengan lebih akurat.

Dengan semakin berkembangnya ancaman digital, AI menjadi alat yang dapat membantu organisasi untuk semakin kompetitif serta berada di garda terdepan.

"AI dapat memperkuat strategi sampai dengan operasional keamanan informasi serta siber. Mulai dari analisis ancaman hingga deteksi penipuan, AI membantu organisasi membangun sistem keamanan yang lebih tangguh. Namun, organisasi harus menyiapkan strategi utama untuk mengelola risiko termasuk menyusun mitigasi risiko dan pengendalian yang tepat," kata IT Advisory Director Grant Thornton Indonesia Goutama Bachtiar.

Selain untuk keamanan, AI juga dapat mengakselerasi pertumbuhan bisnis dengan meningkatkan pendapatan dan kepuasan pelanggan.

Lebih khususnya, AI dapat digunakan untuk memberikan layanan yang lebih personal, membuat interaksi pelanggan lebih efisien, serta meningkatkan kepuasan mereka.

Grant Thornton Indonesia memberikan beberapa strategi yang efisien dan efektif bagi organisasi untuk mengoptimalkan potensi AI dengan tetap.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News