Grasi Tak Kunjung Dijawab, Terpidana Mati Narkoba Merry Utami Ajukan PK Lagi

jpnn.com - SEMARANG - Merry Utami, terpidana mati perkara narkoba, mengajukan peninjauan kembali (PK).
Dia mengajukan PK setelah grasi yang diajukan sejak 2016 tak kunjung dijawab.
Aisya Humaida, kuasa hukum Merry Utami, mengatakan PK ini merupakan yang kedua kalinya diajukan oleh terpidana mati itu.
Menurut dia, pengajuan tersebut dilakukan setelah grasi yang diajukan sejak 2016 tidak kunjung turun.
"Sudah kami tanyakan, katanya sudah sampai di sekretaris presiden," katanya di Semarang, Kamis (22/9).
Dia mengatakan Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM) meminta surat pengantar dari Lapas Perempuan Semarang tempat Merry ditahan.
Aisya mengatakan hukuman yang dijalani Merry dinilai ilegal.
Menurut dia, Merry telah menjalani hukuman selama 20 tahun.
Grasi yang diajukan tak kunjung dijawab, terpidana mati perkara narkoba Merry Utami akhirnya mengajukan PK lagi. Ini PK yang kedua kali diajukan Merry Utami.
- OW Ditangkap di Bandara saat Bawa 186 Paket Ganja
- ASN Ini Masuk Sel Setelah Ditangkap Saat Mengambil Paket Sabu-Sabu
- Irjen Herry Minta Kendaraan Masuk Riau via Pelabuhan Buton Diperiksa Ketat, Ada Apa?
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Irjen Herrimen Pastikan Pecat Anggotanya yang Terlibat Narkoba
- Buktikan Komitmen, Irjen Herry Pecat Bripda Yogi yang Terlibat Narkoba