Groundbreaking PLTU Cilacap 1.000 Mw Dimulai

jpnn.com - CILACAP - Peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi 1x1.000 Megawatt (Mw) telah dilakukan, Rabu (12/10).
Groundbreaking itu dilakukan oleh Independent Power Producer (IPP) PT Sumber Segara Primadaya (S2P), dengan pemegang saham PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB).
PLTU ini nantinya akan semakin memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali.
Lokasi Proyek Ekspansi ini terletak di tiga desa, yaitu Karangkandri, Menganti dan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan dibangun di atas tanah seluas 26 hektar persegi.
"Dengan adanya PLTU Cilacap kapasitas mumpuni ini dipastikan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar serta penggunaannya bisa menghemat bahan bakar karena jenis batubaranya adalah low rank coal," ujar Direktur Pengadaan PLN, Supangkat Iwan Santoso.
Selain bisa menghemat bahan bakar, PLTU ini menggunakan teknologi ultra supercritical boiler, yang dinilai memiliki efisiensi tinggi dan ramah lingkungan.
Pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi 1x1.000 Mw, akan mulai beroperasi secara komersial pada 19 September 2016.
Konsorsium IPP S2P dengan komposisi saham 51 persen PT SSP dan 49 persen PT PJB melakukan total investasi proyek sebesar USD 1,389 miliar, di mana pembiayaan proyek didanai Bank Rakyat Indonesia (BRI), China Development Bank dan Bank Of China.
CILACAP - Peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi 1x1.000 Megawatt (Mw) telah dilakukan, Rabu (12/10). Groundbreaking
- Volume Kendaraan Meroket, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Aman & Terkendali
- Tarif Impor AS Naik, Industri Mebel Indonesia Terancam Lesu
- Rudi Hartono Bangun: Kebijakan AS Harus Disikapi dengan Hati-Hati
- Riza Primahendra Sampaikan Kajian Perkumpulan Amerta Soal Fenomena Ekonomi Lebaran 2025
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Libur Lebaran, Transaksi Menggunakan JakCard di Ragunan Meningkat