Gubernur Kalbar Meminta Warganya Tidak Pergi ke Malaysia, Waduh

"Untuk TKI yang konfirmasi, 23 orang yang berasal dari luar Kalimantan Barat itu sekarang sedang diisolasi di fasilitas isolasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.
Untuk dari Kalimantan Barat itu ada 46 orang, mereka sudah dipulangkan ke kabupaten/kota masing-masing dan sudah diisolasi di setiap tempat isolasi di daerahnya dengan pengawasan ketat Satgas COVID-19 di daerah masing-masing.
"Sebanyak 46 orang ini berasal dari Kabupaten Sambas sebanyak 18 orang, Bengkayang 8 orang, Pontianak 5 orang, Mempawah 4 orang, Singkawang 4 orang, Landak 4 orang dan Kubu Raya 3 orang," tuturnya.
Dijelaskannya, Satgas penanganan COVID-19 Kalbar juga telah meminta bantuan kepada Kodam, Kodim dan Koramil serta Babinsa maupun Polda, Polres, Polsek dan Bhabinkamtibmas di daerah untuk melakukan pengawasan terhadap 46 orang Tenaga Kerja Indonesia yang dideportasi dari Malaysia ini.
"Mereka harus diawasi ketat karana ditubuh mereka terdapat kandungan virus degan CT (ambang batas) yang rendah dan viral load yang sangat tinggi, jadi risiko untuk menularkan dengan cepat kepada orang lain. Makanya, mereka perlu diisolasi di rumah isolasi yang disiapkan pemerintah dengan pengawasan ketat oleh petugas kesehatan dari Satgas ya agar mereka benar-benar tidak keluar dan tidak menyebarkan virus-nya kepada orang lain," kata Harisson. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Simak alasan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji yang meminta warganya untuk tidak pergi ke Malaysia.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Sukseskan Perdamaian, Malaysia Siap Tampung Warga Palestina
- President University dan INTI International University Malaysia Berkolaborasi di Bidang Teknik Sipil
- Lagi-Lagi, Mantan PM Malaysia Tersandung Kasus Korupsi
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Bakal Ada Operasi Pasar di 500 Titik, Harga Sembako Harus Lebih Murah dari Malaysia