Gubraaak, Tembok Lapas Roboh Diterjang Banjir, Puluhan Napi Melarikan Diri
jpnn.com, JAMBI - Lapas Klas IIA Jambi kembali dirudung masalah tahanan kabur.
Rabu (14/6) dini hari sekira pukul 01.00, tembok bagian belakang lapas sepanjang 60 meter roboh.
Sebanyak 52 narapidana memanfaatkan kondisi tersebut untuk melarikan diri.
Diduga, robohnya tembok setinggi 6 meter itu akibat dorongan air yang sangat deras.
Malam itu, hujan lebat memang mengguyur Kota Jambi, ditambah lagi angin kencang. Sejak Selasa (13/6), hujan lebat sudah mengguyur sejak pukul 18.00.
Bukannya berhenti, namun sekira pukul 23.00 hujan justru tambah lebat. Informasi yang didapat, kondisi ini membuat blok bagian belakang lapas banjir hingga sebatas dada orang dewasa.
Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, petugas lapas kemudian membuka pintu sel agar para napi bisa pindah ke tempat yang lebih tinggi. Saat itu lah karena tak kuat menahan volume air, tembok lapas roboh.
Melihat peluang, sebanyak 52 napi melarikan diri. Meskipun bagian belakang lapas itu merupakan rawa, ditambah lagi air yang sudah tinggi, mereka tetap kabur. Modal nekat, para napi ini pun berenang dan melarikan diri.
Lapas Klas IIA Jambi kembali dirudung masalah tahanan kabur.
- Brengkes Ikan, Cara Perempuan Menyangga Kebudayaan
- Pimpinan Pesantren di Jambi Diduga Melakukan Pencabulan 12 Santri
- AL Haris-Abdullah Sani Diprediksi Menang di Pilgub Jambi versi LSI Denny JA
- Dilaporkan Hilang, Bocah di Jambi Tewas di Bawah Gardu Listrik
- Tahanan Kabur yang Melompat ke Sungai di Rokan Hulu Berhasil Ditangkap Kembali
- Tahanan Kabur Loncat ke Sungai di Rokan Hulu Menyerahkan Diri