Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Berbahaya?
Rabu, 29 Maret 2023 – 04:21 WIB

Arsip - Gunung Anak Krakatau yang mengeluarkan material vulkanik terlihat dari kawasan Kalianda, Lampung Selatan. (ANTARA FOTO/Atet Dwi Pramadia/wpa/ama/pri)
Karakter letusan Gunung Anak Krakatau berupa erupsi eksplosif dan erupsi efusif dengan waktu istirahat letusannya berkisar antara satu sampai enam tahun.
Erupsi-erupsi itu menghasilkan abu vulkanik dan lontaran lava pijar serta aliran lava yang perlahan membangun tubuh gunung api tersebut. (antara/jpnn)
Gunung Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung kembali erupsi.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Masih Berstatus Waspada, Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan 700 Meter di Atas Puncak
- PVMBG: 31 Kejadian Gempa Bumi Paling Merusak Sepanjang 2024, Terbanyak di Jawa Barat
- Gunung Semeru Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada Lontaran Batu Pijar
- Sejumlah Wilayah Ini Wajib Waspada karena Efek Erupsi Gunung Semeru
- BMKG Ungkap Sesar Garsela Penyebab Gempa Bandung, tetapi....
- PVMBG Identifikasi Sesar Baru Penyebab Gempa M4,9 di Bandung