Gurame Selamat dari Kematian Massal Ikan di Australia
Hampir satu juta ekor ikan air tawar mati massal di sungai Darling River di Australia beberapa waktu terakhir. Namun jenis ikan gurame justru mampu bertahan dan selamat.
Tapi hal ini bukannya disambut gembira. Pasalnya, orang Australia menganggap ikan gurame sebagai hama yang merusak ekosistem ikan asli.
Kemampuan ikan gurame bertahan dari kematian massal ikan air tawar di sungai yang terletak di Kota Menindee saat ini justru menimbulkan kekhawatiran baru.
Gurame bahkan menjadi pembahasan politik pada tahun 2015 ketika Wakil Perdana Menteri Barnaby Joyce saat itu, menjulukinya sebagai "pemakan lumpur menjijikkan". Dia menyerukan perlunya pemusnahan gurame.
Yang terjadi, baik kematian massal maupun upaya-upaya para politisi tidaklah mampu mengurangi jumlah populasi gurame di Darling River.
Menurut badan National Carp Control Plan (NCCP), spesies ikan asli mengalami kematian massal akibat menjamurnya ganggang yang menyedor oksigen dari air.
Namun diperkirakan tidak banyak spesies gurame yang jadi korban.
"Mereka ini hama yang sangat berhasil, lebih tahan daripada kebanyakan spesies ikan asli," kata Koordinator NCCP Jamie Allnutt.
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati
- Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Berikan Sarapan Gratis
- Rencana Australia Membatasi Jumlah Pelajar Internasional Belum Tentu Terwujud di Tahun Depan
- Dunia Hari Ini: Konvoi Truk Bantuan Untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata