Guru Besar Universitas Terbuka Bertambah 8, Siapa Sajakah?

Namun, itu karena semua dosen UT, selain mengajar juga memiliki tugas menjalankan manajemen operasional. Hal itu sangat berbeda dengan dosen di kampus konvensional.
"Memang regulasinya sudah cukup memadai, tetapi belum semua asesornya memahami kedudukan dosen UT ini, makanya dokter-dokter UT yang jumlahnya cukup banyak harus bekerja keras untuk menjadi profesor," terangnya.
Prof Ojat menambahkan berbagai upaya sudah dilakukan UT untuk mendorong agar dosen-dosennya melanjutkan pendidikan hingga mencapai guru besarnya. Salah satunya dengan memberikan reward kepada para dosennya.
"Meskipun jumlah guru besar UT belum mencapai 10 persen dari jumlah dosen kami, tetapi ada banyak profesor yang memperkuat UT sehingga kualitas tetap terjaga," terang Prof Ojat Darojat. (esy/jpnn)
Jumlah guru besar Universitas Terbuka bertambah delapan orang. Mereka memperkuat posisi UT sebagai PTN berbasis PJJ.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad
- Universitas Terbuka Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2024
- Pencarian Rektor UT 2025–2030 Dimulai, Cek 17 Persyaratan & Jadwal Pendaftaran
- Meresmikan Kantor Sekretariat Asosiasi Tenis Profesor, Nana Sudjana: ATP Harus Murup
- Universitas Terbuka Siapkan Para Peneliti Muda untuk Memperkuat Riset
- Jaga Warisan Budaya, Himmas UT Taiwan Sukses Gelar Indonesia Tempo Doeloe IV
- PMI Penyumbang Devisa Terbesar Kedua, UT Dorong Tingkatkan Kompetensi