Guru di Pedalaman Australia Hadapi Tantangan Untuk Ajarkan Bahasa Indonesia

Masalah mengajarkan bahasa Indonesia di pedalaman Australia
Pengajaran bahasa Indonesia di Australia tersebar merata, baik di kota-kota besar sampai dengan kawasan regional yang kadang jaraknya bisa ratusan kilometer dari ibukota negara bagian.
Hal itulah yang dialami Jane Elizabeth Kelpie, seorang guru di kawasan Heywood, yang terletak sekitar 357 kilometer dari Melbourne.
Jane sebelumnya pernah mengajar bahasa Inggris di Singapura dan Indonesia, sekarang mengajar bahasa Indonesia di dua sekolah di kawasan tersebut.
Dia mengajar di sebuah sekolah dasar yang memiliki 120 murid secara keseluruhan dan sebuah sekolah menengah yang memiliki 90 orang murid.

Persoalan yang dihadapi Jane adalah menciptakan aktivitas dan kegiatan yang lebih terkait dengan Indonesia.
"Misalnya bertemu dengan orang Indonesia sehingga murid bisa bercakap-cakap, atau mengunjungi Melbourne untuk pergi ke rumah makan Indonesia, atau ke toko yang menjual bahan dari Indonesia," katanya.
Tapi sulit bagi Jane untuk melakukannya karena jarak yang jauh untuk pergi ke Melbourne dan membutuhkan biaya.
Australia adalah negara terbesar di luar Indonesia, yang memiliki program pengajaran Bahasa Indonesia secara sistematis mulai dari tingkat sekolah dasar sampai universitas
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang