Guru Hamil Pendarahan saat Ikut PLPG, Meninggal Dunia
Kamis, 28 September 2017 – 00:05 WIB

Suasana salah satu kelas PLPG di BLK Kalsel, Sungai Ulin Banjarbaru, kemarin. Foto: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN/JPNN.com
Percakapan biasa, sekadar menanyakan kondisi kesehatannya. Ia juga terpukul dengan kabar duka tersebut.
Namun, ia yakin penyebab kematian W tak ada kaitannya dengan tekanan ujian sertifikasi. Sebab, ia mendengar versi cerita berbeda dari teman dekatnya.
"Dua hari sebelum PLPG dimulai, almarhumah katanya kebocoran ban sepeda motor. Ia mendorong motor sangat jauh untuk mencari tukang tambal ban. Jadi sebelum masuk sini ia sudah kecapekan," kisahnya.
Untuk di BLK saja, ada 84 guru yang dipanggil untuk mengikuti PLPG yang dibagi menjadi tiga kelas persiapan. Mereka akan menempuh UTN pada pekan depan. (fud/ay/ran)
Sebagian teman W yang mengikuti PLPG menduga almarhumah kelelahan dan tertekan, menghadapi syarat dan ujian sertifikasi yang kian berat.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open
- Kenang Sosok Ray Sahetapy, Deddy Mizwar: Teman Diskusi yang Menyenangkan
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh