Guru Honorer di Pesantren Jayapura Cabuli 5 Santrinya

jpnn.com, JAYAPURA - Seorang guru agama di salah satu pesantren di Kota Jayapura, berinisial MA (53) dibekuk pihak kepolisian atas dugaan melakukan aksi cabul terhadap lima santri.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan lima korban MA merupakan anak di bawah umur.
"Ironis. Para korban adalah pria," ucap Kapolresta.
Kapolresta menyebutkan, kasus ini bermula dari laporan salah satu korban kepada orang tuanya.
"Aksi bejat ketahuan setelah korban melaporkan, kemudian pihak keluarga melaporkan ke Polresta," ucap Kapolresta.
Pengakuan pelaku, kata Kapolresta, aksi bejat itu terjadi sejak bulan puasa.
"Status pelaku masih honorer dan bekerja sebagai guru agama baru setahun," ucapnya.
Dia menyebutkan, saat melakukan aksi pelaku mengancam para korban akan memberikan nilai jelak, bahkan tidak segan-segan pelaku mengancam menggunakan senjata tajam.
Oknum guru agama di salah satu pondok pesantren ditangkap polisi seusia cabuli 5 siswa santri
- Bukan Hanya Guru Honorer yang Tunjangannya Naik 100%, Alhamdulillah
- Novi Vokalis Band Sukatani Guru Honorer Mendapat Dukungan dari Senayan
- 5 Berita Terpopuler: Hasil Pendataan Keluar, Nasib Honorer Sudah Diatur, Ada Solusi Konkret untuk yang PHK
- Eks Polisi yang Jadi Panglima KKB Diterbangkan ke Jayapura
- Terobosan, Inilah Solusi Konkret bagi Honorer yang Dirumahkan
- Hasil Pendataan Honorer Akan Dipilah Lagi, Silakan Disimak