Gus Abe: Penyerangan ke Mabes Polri Tindakan Tercela

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Terpilih PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 2021-2023 Muhammad Abdullah Syukri alias Gus Abe menyebut aksi teroris di Mabes Polri, Rabu (31/3) sore merupaan tindakan tercela yang tak bisa dibenarkan.
Gus Abe mengatakan, serangan teroris ke Mabes Polri adalah tindakan kekerasan yang berupaya merusak persatuan bangsa.
"Tindakan itu harus dikutuk dan dibinasakan dari bumi pertiwi. Serangan yang dilakukan oleh seseorang ke Mabes Polri yang merupakan institusi negara pengayom masyarakat, adalah bentuk tindakan tercela. Tidak dapat dibenarkan," kata Abe, Kamis (1/4).
Menurutnya, Indonesia adalah negara damai dan indah karena keberagaman.
"Jangan sampai keharmonisan dan persatuan negara dirusak dengan tindakan oknum yang tak bertanggung jawab. Islam selalu mengajarkan keharmonisan dan kedamaian, siapa pun oknum yang mengatasnamakan agama dan melakukan tindakan teror serta kekerasan sudah pasti bukan berasal dari ajaran Islam," tutur Abe.
Dia pun menegaskan bahwa PMII menolak dan mengutuk keras segala bentuk tindakan teror dan kekerasan yang mengatasnamakan agama.
Menurut Abe, tindakan tersebut telah merusak kedamaian dan keharmonisan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kami juga meminta pihak kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme memperkuat upaya deradikalisasi melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila di setiap perguruan tinggi," kata Gus Abe.
Gus Abe mengutuk aksi teroris di Mabes Polri dan mengajak seluruh kader PMII menolak segala bentuk terorisme.
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Arus Mudik Lebaran Lancar, Anggota DPR Apresiasi Kerja Keras Korlantas Polri
- Iwakum Desak Kapolri Evaluasi Aparat Pascainsiden Penggeledahan Wartawan Peliput Demo
- Dirut ASABRI: Kesehatan & Keselamatan Para Pejuang Negeri Adalah Prioritas Utama Kami
- Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jalan Pintas Jadi Polisi, Sahroni: 100% Penipuan
- Solidaritas Masyarakat dan Keluarga Polri Mengalir untuk Korban Penembakan yang Dilakukan Oknum TNI