Gus Baha Kritik Orang yang Minta Didoakan Jadi Haji Mabrur, Ini Alasannya

jpnn.com, JAKARTA - Haji merupakan rukun kelima dalam Islam. Dengan catatan, orang itu mampu melaksanakannya dari segi materi maupun fisik.
Calon jemaah haji tentu menginginkan ibadahnya selama di Makkah diterima oleh Allah Swt atau mabrur.
Karena itu, kita sering melihat dan mendengar calon jemaah meminta didoakan agar hajinya mabrur.
Fenomena tersebut kini dikritik KH Bahauddin Nursalim alias Gus Baha.
Dia mengaku menerima kedatangan orang-orang yang meminta doa agar hajinya mabrur.
Namun, Gus Baha terlebih dahulu menekankan pentingnya pemahaman dan pengetahuan tentang haji ketimbang doa kemabruran haji.
Saat menerima tamu seperti itu, dia selalu bertanya lebih dulu apakah sudah memahami syarat dan rukun haji.
Tak jarang, dia menyuruh mereka untuk belajar soal haji lebih dahulu.
Gus Baha mengkritik orang yang meminta didoakan jadi haji mabrur, alasannya apa? Simak selengkapnya
- ASITA Serius Benahi Travel Haji dan Umrah: Lindungi Jemaah dari Praktik Tidak Sehat
- Peringati Hari Al Quds Sedunia, Ribuan Massa Padati Gedung Grahadi Surabaya
- Menpora Dito Apresiasi Kegiatan Majelis Tilawah Al-Quran Antarbangsa ke 15 DMDI
- Ustaz Cholil Bicara tentang Islam dan Pertambangan Berkelanjutan
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Jadi Mualaf, Richard Lee Ungkap Alasan Sempat Rahasiakan