Gus Jazil: Pendidikan Mencerdaskan dan Memerdekakan Bangsa

“Pentingnya pendidikan bagi bangsa ini sangat jelas, hal demikian termuat dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945,” paparnya.
Sebagai amanat pembukaan UUD maka pemerintah harus memprioritaskan sektor ini.
Pendidikan yang perlu dikembangkan, menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu tidak membeda-bedakan sekolah umum dan sekolah agama, pesantren. Semua lembaga pendidikan yang ada menurutnya perlu dibantu dan diperhatikan.
“Pendidikan merupakan investasi masa depan,” ujarnya.
Bila saat ini pemerintah gencar mendorong dan memberi perhatian yang lebih kepada dunia pendidikan, maka 20 tahun ke depan, Indonesia mampu menjadi bangsa yang bersaing di tingkat global.
Meski demikian pembangunan pendidikan yang ada harus mengacu pada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Acuan tersebut membuat generasi muda tidak hanya cerdas dan pintar namun juga tetap berpegang teguh pada jati diri sebagai bangsa Indonesia,” paparnya.
Pada tahun 1920-an, mahasiswa yang menempuh pendidikan merupakan kelompok masyarakat yang cerdas dan pintar.
“Mereka adalah kaum terdidik namun juga memegang jati diri sebagai bangsa Indonesia. Pendidikan yang ditempuh tidak membuat mereka lupa akan jati dirinya,” katanya.(jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan bangsa ini lahir dari kalangan kaum pelajar terdidik dan tercerahkan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini