Gus Muhaimin Sampaikan Peringatan Serius untuk Kita Semua, Mohon Jangan Diabaikan!
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan peringatan serius untuk pemerintah dan kita semua terkait tingginya kasus demam berdarah dengue (DBD) dalam beberapa pekan terakhir.
"Saya dapat laporan kasus DBD minggu-minggu ini naik. Karena itu saya minta pemerintah mengoptimalkan pelayanan kesehatan, terutama di daerah-daerah yang mengalami kasus DBD tinggi," pinta Gus Muhaimin melalui keterangan yang diterima, Rabu (10/8).
Gus Muhaimin menegaskan perlunya pemerintah pasang badan akan tingginya kasus tersebut, terutama terkait pelayanan untuk tes DBD, kesiapan tenaga medis maupun kebutuhan obat-obatan yang memadai.
"Ini warning untuk pemerintah dan kita semua. DBD jangan diabaikan, apalagi ada kemiripan gejala awal pada pasien DBD dengan pasien Covid-19," tegas pimpinan DPR bidang Kokesra itu.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Dinas Kesehatan untuk gencar melakukan upaya pencegahan penularan serta pengendalian peningkatan kasus DBD.
Salah satunya dengan menggalakkan kembali bersih-bersih dan penyemprotan (fogging) secara berkala, khususnya di wilayah-wilayah padat pemukiman.
Gus Muhaimin juga mendorong pemerintah gencar mengampanyekan pola hidup sehat di tengah masyarakat,
Misalnya melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur benda yang bisa menampung air.
Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menyampaikan peringatan serius yang tidak boleh diabaikan pemerintah maupun kita semua
- Usulan untuk DPR: Pendidikan tentang Koperasi Diajarkan Mulai dari Sekolah Dasar
- Simpatisan Gelora Laporkan Mardani PKS ke MKD: Dia Selalu Mengolok-olok
- Komisi III Gelar RDPU Soal Misteri Pembunuhan Perantau Minang di Jakarta Timur
- Ini Kesimpulan Raker Komisi II & Menteri Nusron Wahid soal SHGB-SHM di Area Pagar Laut
- Rudianto Lallo DPR Terima Aduan Keluarga Calon Polwan Lasmini Soal Rekrutmen Polri
- RDPU Kasus Pembacokan di Tasikmalaya, Ketua Komisi III DPR Usir Kuasa Hukum Korban