Gus Yaqut: Ansor-Banser Harus Jadi Etalase Islam Indonesia

Hal itu terbukti dari banyaknya ujaran kebencian, hoaks, dan fitnah di media sosial (medsos).
"Tinggal mencari pintu masuk untuk terjadi bentrokan fisik. Makanya kita harus hati-hati, bijak dalam bermedsos,” lanjut Gus Yaqut.
Di sisi lain, Gus Yaqut berharap KBRI Seoul tidak ragu-ragu bekerja sama dengan Ansor dan Banser.
“Atase Pertahanan KBRI Seoul Pak Oka Wirayuda dan Atase Tenaga Kerja KBI Seoul Bu Rosi Manulang tidak perlu menyangsikan komitmen kami terhadap NKRI. Sebab, jejak sejarah sudah membuktikan bahwa Banser ikut berjuang memerdekakan Indonesia. Kerja sama ini saya harapkan bisa terjalin harmonis,” tegas Gus Yaqut.
Acara itu sendiri diikuti anggota Banser dan Ansor yang merupakan pekerja Indonesia di Korsel.
Beberapa figur juga menghadiri acara itu. Di antaranya, Sekjen GP Ansor Adung Abdul Rochman, Kasatkornas Banser Afla Israeni, dan Rais Syuriah PCI NU Korea Selatan KH. Ulin Huda. (jos/jpnn)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta semua kader Ansor dan Banser menunjukkan perilaku positif.
Redaktur & Reporter : Ragil
- GP Ansor Luncurkan LMS Ansor University untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Organisasi Terlarang HTI Muncul Lagi, Ansor-Banser Desak Pemerintah Bertindak Tegas
- Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Raih Penghargaan Atas Deklarasi Jakarta-Vatikan
- Tegur Pemuda Lagi Mabuk, Anggota Banser Tasikmalaya Dianiaya, Kritis
- Ribuan Kader Ansor-Banser Jaga Ratusan Gereja Saat Natal, Addin: Wujud Toleransi Beragama
- Prabowo Kenang Ansor-Banser Jaga Gereja, Ketum Ansor: Alhamdulillah, Kami Masih Konsisten