Gus Yaqut: Ansor Tak Akan Pernah Berhenti Menjaga Indonesia

jpnn.com, LEMBANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya akan sekuat tenaga menjaga persatuan Indonesia.
Ansor juga tidak akan berhenti melawan pihak-pihak yang mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, Ansor juga akan bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang memecah belah persatuan dan keberagaman Indonesia.
"Ansor tidak akan pernah berhenti untuk menjaga Indonesia dari semua gerakan yang mengancam persatuan dan keberagaman Indonesia, memecah belah umat beragama, merongrong NKRI, dan gerakan yang ingin menegakkan khilafah," kata Yaqut saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) GP Ansor Angkatan VI di Pondok Pesantren Roudlatut Tholibien, Leteh, Rembang, Rabu (6/12).
Pria yang karib disapa Gus Yaqut itu menambahkan, sikap GP Ansor sejalan dengan tema kegiatan, yakni Yang Waras Jangan Mengalah.
"Tema itu sebagai bentuk penegasan sikap Ansor yang tidak diam ketika paham kebangsaan Indonesia diganggu. Makanya, yang waras jangan ngalah," tambah pria asli Rembang, Jawa Tengah, itu.
Dia memberi contoh Ansor dihujat saat menjaga gereja. Menurut Gus Yaqut, GP Ansor pada hakikatnya bukan menjaga gereja.
GP Ansor, sambung Gus Yaqut, menjaga komponen bangsa yang pernah bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya akan sekuat tenaga menjaga persatuan Indonesia.
- LBH GP Ansor Perintahkan Wilayah & Cabang Dampingi Mahasiswa Pendemo yang Belum Kembali
- Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo, GP Ansor Kecam Intimidasi terhadap Kebebasan Pers
- GP Ansor Sebut RUU TNI Masih Sejalan dengan Semangat Reformasi
- GP Ansor Luncurkan LMS Ansor University untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Polarisasi Berbasis Identitas Makin Tajam, Ketum GP Ansor: Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga
- Festival Imlek Asian, GP Ansor Luncurkan Chinese Learning Center & Positif Game Ecosystem