Gus Yaqut: Ansor Tak Akan Pernah Berhenti Menjaga Indonesia

Gus Yaqut mengatakan, Ansor tidak hanya menjaga gereja. Ansor juga siap turun jika diminta membantu menjaga keamanan ibadah umat beragama lain.
Namun, dia menekankan, apa yang dilakukan oleh Ansor itu tidak berlaku selamanya.
"Ansor akan berhenti melakukan hal yang demikian apabila para penebar teror yang mengancam keutuhan NKRI binasa dari negeri ini," kata Gus Yaqut.
Pada kesempatan itu, Gus Yaqut berpesan kepada seluruh kader Ansor, termasuk Banser, untuk tidak berkecil hati ketika dihujat hanya karena ingin menjaga Indonesia.
Sebab, menurut Gus Yaqut, para kiai yang sudah jelas mutu keilmuan dan kerendahhatiannya juga dihujat ketika bersama mempertahankan keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila.
Sementara itu, PKN yang akan diadakan mulai Rabu (6/12) hingga Minggu (10/12) digelar bersamaan dengan latihan instruktur (LI) 2 yang dilaksanakan di Pesantren Al-Hamidiyah, Ngemplak, Lasem.
Acara tersebut diikuti ratusan peserta. Para pemuka agama Islam, Nasrani, Budha, Bupati Rembang Abdul Hafidz, serta Kapolres Rembang AKBP Pungki Bhuana Santoso juga hadir pada pembukaan PKN VI dan LI-2. (jos/jpnn)
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya akan sekuat tenaga menjaga persatuan Indonesia.
Redaktur & Reporter : Ragil
- LBH GP Ansor Perintahkan Wilayah & Cabang Dampingi Mahasiswa Pendemo yang Belum Kembali
- Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo, GP Ansor Kecam Intimidasi terhadap Kebebasan Pers
- GP Ansor Sebut RUU TNI Masih Sejalan dengan Semangat Reformasi
- GP Ansor Luncurkan LMS Ansor University untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Polarisasi Berbasis Identitas Makin Tajam, Ketum GP Ansor: Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga
- Festival Imlek Asian, GP Ansor Luncurkan Chinese Learning Center & Positif Game Ecosystem