H-1 Idulfitri, Harga Bahan Pangan Ini Naik Sangat Tinggi
jpnn.com, JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan harga sejumlah bahan pangan pada H-1 idulfitri.
Kepala Bidang Informasi DPP IKAPPI Muhammad Ainun Nadjib mengatakan salah satu pangan yang kenaikannya sangat tinggi, yaitu daging sapi.
Menurut dia, daging sapi selama 5 tahun berturut-turut setelah idulfitri selalu mengalami kenaikan.
“Per hari ini saja sekitar Rp 164-165 ribu, minggu lalu di Ribu 155 ribu per kilogram,” ujar Ainun dalam keterangannya, Minggu (1/5).
Beberapa komoditas lain yang harus diwaspadai adalah beras, bawang merah, bawang putih, hingga telur.
IKAPPI meminta kepada pemerintah untuk tetap melakukan pemantauan distribusi walaupun Ramadan berakhir.
“Pasca-idulfitri biasanya kendala terjadi pada rantai distribusi, banyak yang libur sehingga pasokan distribusi terhambat. Kami berharap ini menjadi catatan pemerintah," kata dia.
Dia menjelaskan setiap tahun terjadi kelalaian pada distribusi sehingga pasokan terhambat.
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan harga sejumlah bahan pangan pada H-1 idulfitri
- Habib Aboe: Membeli Produk Dalam Negeri Memperkuat Ekonomi Bangsa
- Sambut Ramadan, Shalu Nisabila Hadirkan Koleksi Baju Muslim Terbaru
- Bakal Ada Operasi Pasar di 500 Titik, Harga Sembako Harus Lebih Murah dari Malaysia
- Jelang Ramadan, Bulog Sudah Serap 140 Ribu Ton Gabah Petani dengan Harga Rp 6.500 per Kg
- Mentan Minta Pedagang Jangan Mainkan HET di Ramadan dan Idulfitri 2025
- Menjelang Ramadan 2025, Harga Ayam Potong di Palembang Merangkak Naik