H-5 Pilpres Turki, Erdogan Teken Kenaikan Gaji PNS 45 Persen

Janji manis itu juga dinilai tidak realistis di tengah inflasi Turki yang mencapai dua digit, krisis mata uang, dan biaya hidup yang makin mencekik rakyat.
Dalam kampanye akbar di Istanbul akhir pekan lalu, Erdogan membanggakan prestasi ekonomi pemerintahannya.
Pemimpin 69 tahun mengeklaim bahwa rezimnya telah sukses melipatgandakan pendapatan nasional.
"Selama 21 tahun, kami telah menyediakan pekerjaan dan makanan pada 21 juta orang tambahan ke populasi kami. Kami membangun 10,5 juta rumah baru dalam 21 tahun dan menyediakan rumah-rumah untuk keluarga," ujar bos Partai AK itu di hadapan sekitar 1,7 juta pendukungnya.
Dia pun berjanji untuk lebih meningkatkan industri pertahanan negara.
Mengenai energi, Erdogan mengingatkan kembali mengenai cadangan gas dan minyak bernilai miliaran dolar yang ditemukan di Laut Hitam dan di selatan wilayah Gabar, Turki, yang telah digunakan untuk kepentingan bangsa Turki.
Erdogan juga mengatakan pemerintahannya sedang melaksanakan "Proyek Terowongan Great Istanbul," yang dia sebut "akan menjadi terowongan ketiga yang melewati bawah Laut Marmara."
"Kita sedang mempersiapkan Istanbul untuk Abad Turki, dan Istanbul akan menjadi lokomotif untuk kebangkitan Abad Turki," tambahnya.
Kemenangan pada pemilu 14 Mei nanti akan menjadikan Erdogan presiden Turki pertama yang berkuasa tiga periode.
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Wali Kota Istanbul Ditangkap Sebelum Maju Jadi Capres
- HNW Dukung Usulan Erdogan Soal Hak Veto di DK PBB untuk Negara Mayoritas Muslim
- 5 Berita Terpopuler: Pengumuman Seleksi PPPK Muncul, Info BKN Bikin Degdegan, Ada soal Gaji Paruh Waktu
- Nekat Bakar Al-Qur’an, Langsung Diburu dengan Sajam
- KPK Minta Prabowo Laporkan Hadiah Mobil Listrik Togg T10X dari Erdogan