Habib Aboe: Tuntutan Buat Penyiram Novel Baswedan Mengoyak Rasa Keadilan

"Bahwa secara sadar mereka melakukan perbuatan penyerangan terhadap Novel dengan alat air keras," ujarnya.
Ia menambahkan hal inilah yang terlihat mengoyak rasa keadilan masyarakat.
Perkara yang sedang menjadi perhatian publik seperti ini seharusnya ditangani dengan baik.
Kejaksaan seharusnya menyiapkan rencana penuntutan yang baik.
"Jangan sampai seolah publik melihat ini hanya sebuah drama. Hal ini tidak baik untuk citra penegakan hukum di Indonesia," jelas dia.
Habib Aboe meminta Jamwas Kejagung dan Jaksa Agung ST Burhanuddin perlu memberikan atensi pada kasus ini.
Publik berhak tahu kenapa tuntutan kepada pelaku penyerangan penegak hukum bisa seperti itu. "Jangan sampai nanti menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Indonesi," pungkasnya.
Seperti diketahui, jaksa dalam tuntutannya menyebut kedua terdakwa tidak sengaja menyiramkan air keras ke bagian wajah Novel. Menurut jaksa, kedua terdakwa hanya ingin menyiramkan cairan keras ke badan Novel.
Habib Aboe langsung memberikan respons usai mendengar tuntutan untuk penyerang Novel Baswedan hanya satu tahun.
- Habib Aboe: Membeli Produk Dalam Negeri Memperkuat Ekonomi Bangsa
- Usul dari Habib Aboe DPR, Layanan SIM Buka pada Sabtu-Minggu
- Habib Aboe Ungkap Makna Arahan Prabowo di Rapim TNI-Polri
- Sekjen PKS Habib Aboe: Layanan Haji Harus Berkelas
- Habib Aboe: Polri di Bawah Kemendagri adalah Sebuah Kemunduran
- Soal 7 Mayat di Kali Bekasi, Habib Aboe: Korban Menceburkan Diri Atau Diceburkan?