Habib Novel Ajak Umat Islam Bubarkan PSI
Senin, 12 November 2018 – 19:01 WIB
Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/1). Habib Novel melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan tindak pidana rasis dan fitnah soal Fitsa Hats. Foto : Ricardo
"Partai ini tidak akan pernah mendukung Perda Injil atau Perda Syariah, dan tidak boleh ada lagi penutupan rumah ibadah secara paksa," kata Grace dalam pidato politiknya di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (11/11) malam.
Menurut dia, adanya perda syariah dan juga injil telah membuktikan telah membatasi kebebasan masyarakarat sehingga ini telah menciptakan adanya ketidakadilan.
Contoh kecil adanya perda tersebut adanya batasan soal kebebasan berbusana. Di mana di salah satu daerah siswa dan siswi dipaksa memakai busana tertentu. Padahal sekolah itu adalah negeri. (tan/jpnn)
Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin mengecam sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, partai anyar itu pantas dibubarkan
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta
- Bela Jokowi, Jubir PSI Sebut PDIP Gunakan Provokasi dan Fitnah untuk Meraup Simpati