Hah? Perdana Menteri India Masuk Daftar 10 Penjahat Terbesar
Google Pun Mohon Maaf

jpnn.com - MBAH Google pun tak luput dari kesalahan. Perusahaan raksasa internet multinasional milik Amerika Serikat tersebut membuat blunder, dengan memunculkan foto Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam pencarian images alias gambar dari top ten criminals atau 10 penjahat terbesar.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (4/6), Modi muncul bersama deretan gambar sosok seperti Osama bin Laden, bahkan Muammar Gaddafi dan George W Bush.
Beberapa tokoh penting asal India yang juga muncul termasuk Menteri Utama Delhi, Arvind Kejriwal, pengacara Ram Jethmalani, buronan dunia bawah tanah Dawood Ibrahim serta aktor Bollywood Sanjay Dutt yang sedang menjalani hukuman penjara sehubungan dengan ledakan di Mumbai tahun 1993.
Narendra Modi. Foto: AFP
Tetapi tentu saja Google sudah meminta maaf. "Kami meminta maaf karena kebingungan dan kesalahpahaman yang disebabkan oleh hal ini. Hasil ini meresahkan kami, dan tidak mencerminkan pendapat Google," sebut Google dalam pernyataan resmi yang disebar pada Rabu (3/6) malam.
Google meminta maaf setelah banyak politisi India yang mengungkapkan keluhan atau protes mereka melalui media sosial. (adk/jpnn)
MBAH Google pun tak luput dari kesalahan. Perusahaan raksasa internet multinasional milik Amerika Serikat tersebut membuat blunder, dengan memunculkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- Indonesia Berangkatkan Pasukan Misi Kemanusiaan Gempa ke Myanmar
- Info Terbaru Gempa Myanmar, Jumlah Korban dan yang Hilang