Hakim Anggap Saksi KPU Buton Berbohong
Kamis, 15 September 2011 – 00:06 WIB

Hakim Anggap Saksi KPU Buton Berbohong
Meskipun KPU Sultra telah diputuskan untuk menunda tahapan Pemilukada dan mengakomodir kedua pasang calon tersebut, KPU Buton tetap melanjutkan tahapan dan pemilihan tetap berlangsung.
La Ode Endang sendiri mengaku tidak hadir dalam rapat KPU Sultra karena diculik oleh Tim Pemenangan Pasangan Calon Abdul Hasan Mbou. Kata dia, dirinya diculik saat berada di Pelabuhan Kendari dibawa ke rumahnya.
PPNUI dan PPDI Dukung Uku-Dani
Ketua Umum Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) Syaiful Rizal menegaskan bahwa partai yang dipimpinnya memberikan rekomendasi dukungan kepada Uku-Dani. Kesaksian ini disampaikan dihadapan hakim MK yang menyanggah keputusan KPU Buton bahwa PPNUI mendukung Hasan Mbou-Buton Ahmad. "Saya hanya menandatangani rekomendasi ke Uku-Dani, bukan ke yang lain," katanya.
JAKARTA - Sidang pemeriksaan saksi perkara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali
BERITA TERKAIT
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor