Hakim Cuti, Sidang Putusan Perkara VCS Mahasiswi di Lombok Tengah Ditunda
Selasa, 17 Januari 2023 – 23:56 WIB

Palu hakim simbol putusan pengadilan. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com
"Kami tidak menggunakan saksi ahli karena terdakwa sudah mengakui perbuatannya," ujar Arin.
Arin juga menegaskan bahwa, pihaknya belum bisa menyampaikan tuntutan yang ia berikan kepada terdakwa.
Hal itu dikarenakan sidang perkara asusila tersebut dilakukan secara tertutup di Pengadilan Negeri Praya.
"Nanti kalau sudah putusan baru akan kami sampaikan, karena sidangnya secara tertutup," ujar Arin.
Dikatakan juga, selama proses persidangan berlangsung, terdakwa dinilai tidak berbelit-belit dan kooperatif saat ditanya.
Sikap tersebut berpotensi dapat meringankan hukuman bagi terdakwa.
"Saya tidak tahu (hukuman) itu kewenangan hakim. Tugas kami hanya pembuktian saja," pungkasnya. (mcr38/jpnn)
Sidang kasus video call sex (VCS) inisial yang melibatkan seorang mahasiswi inisial ES (20), asal Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah sudah bergulir
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Edi Suryansyah
BERITA TERKAIT
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- 80 Rumah di Lombok Tengah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
- Puan Harapkan Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Bisa Direhabilitasi
- Kapolri Copot AKBP Fajar Widyadharma dari Jabatan Kapolres Ngada
- Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli Bocah Usia 6 Tahun, Astaga!
- Bagaimana Nasib Kapolres Ngada yang Ditangkap terkait Narkoba dan Asusila?