Hambalang Terhalang Karena Penyidik Kurang
Rabu, 06 Februari 2013 – 14:18 WIB

Hambalang Terhalang Karena Penyidik Kurang
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyebut lamanya penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang disebabkan karena lembaga antikorupsi itu kekurangan penyidik. Namun demikian Abraham memastikan KPK akan terus berupaya menyelesaikan kasus Hambalang. "Masih jalan terus," kata Abraham di DPR, Jakarta, Rabu (6/2).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas menilai terhambatnya penyidikan kasus Hambalang karena kekurangan penyidik merupakan alasan yang rasional. "Ya masuk akal," kata Busyro.
Menurut Busyro, lembaganya telah memiliki tambahan 26 orang penyidik. Meski begitu ia menjelaskan saat ini kinerjanya masih belum sempurna. Itu sebabnya KPK akan merekrut penyidik lagi bulan depan. Karena idealnya KPK membutuhkan 200 penyidik.
Sementara itu Juru Bicara KPK, Johan Budi ketika dikonfirmasi mengatakan jumlah penyidik KPK saat ini berjumlah 75 penyidik. Jumlah itu sudah termasuk tambahan 26 penyidik baru. "Mereka ada di Direktorat Penyidikan," kata Johan.
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyebut lamanya penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pusat olahraga
BERITA TERKAIT
- Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Satu per Satu Kepala Jurnalis
- Komisi Hukum MUI Lega Kejaksaan Tetap Usut Korupsi
- Waka MPR Dukung Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Ditingkatkan
- Minimalkan Antrean di Stasiun Gambir, PT KAI Sediakan Layanan Daftar Face Recognition
- Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang Wafat, Senator Paul Liyanto: Sosok Bapak Bagi Semua Umat Lintas Agama
- Ajudan Kapolri Pukul Kepala Pewarta Foto di Semarang, Lalu Keluarkan Ancaman Begini