Hamdalah, Penculik Bayi saat Ibunya Mandi Itu Akhirnya Diciduk

"Ibunya terlalu cuek. Padahal anaknya hilang, ini sedang kami dalami," kata Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriadi, Kamis (29/6).
Kejanggalan lainnya, ibu korban dengan pelaku ternyata sudah saling kenal. Bermula dari komunikasi via facebook, lalu chat via whatsapp hingga 'kopi darat' pada hari kejadian di kosan korban di Perumahan Hang Kesturi.
"Ibu korban mengakui mengenal korban dari jejaring sosial facebook, tapi saat ditanya nama pelaku, ibu korban mengaku lupa," ujar Mudji.
Namun Mudji masih enggan berspekulasi apakah kasus ini murni penculikan atau ada hal lain.
"Yang jelas ada yang lapor, kami tindak lanjuti. Benar atau tidaknya, kami masih belum tahu. Tunggulah. Biar polisi bekerja dulu, nanti akan kami sampaikan perkembangannya," tuturnya.
Mudji juga mengakui ibu korban sudah dimintai keterangan. Namun itu belum cukup sehingga penyidik juga memintai keterangan beberapa orang saksi di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk bidan yang membantu persalinan.
Kapolsek Batamkota Kompol Arwin membenarkan pihaknya telah menggali informasi dari Riana seputar perkenalan Riana dengan pelaku.
"Dari keterangannya, dia memang mengenal pelaku dari media sosial facebook dan berlanjut pada pesan WhatsApp," kata Arwin.
I, pelaku penculikan terhadap bayi bernama Reynard Risaj, bayi berusia 15 hari dari indekos ibu korban, Riana Uli Artha Tampubolon, 27, di Perumahan
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap II Batam, 322 Pelamar tak Lulus
- Ingin Jadikan Batam Pusat Investasi, Komisi VI DPR Bentuk Panja
- Balap Liar Kian Meresahkan, Polda Kepri Bertindak