Hamil 6 Bulan, Santriwati Dianjurkan Tes DNA
Selasa, 12 Desember 2017 – 01:16 WIB

Ilustrasi Foto: pixabay
Adi mengaku akan lebih intens mengawasi dan membina santri dan santriwati agar kasus itu tak terulang. (bbg)
Pengurus sebuah pondok pesantren (ponpes) di Bontang, Kalimantan Timur, meragukan klaim salah satu satriwatinya, Mawar (bukan nama sebenarnya).
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Safari Ramadan di Jateng, Muzani: Ponpes Harus Terlibat Wujudkan Indonesia Emas 2045
- BAZNAS Bantu Kemandirian Ekonomi Ponpes Melalui Program Zmart
- Polisi Ungkap Kronologi Kasus Pembacokan di Ponpes Ibun Bandung, Oh Ternyata
- AKBP Fajar Ditangkap Propam Mabes Polri, Kasusnya Dobel
- Lewat Program Ini, Telkom Berkomitmen Mengatasi Perubahan Iklim di Indonesia
- Cucun Syamsurijal Apresiasi Peran Besar Kiai Cerdaskan Bangsa Lewat Pesantren