Hanya Hewan yang Bertarung, Manusia seharusnya Malu kalau Berkelahi
Jumat, 24 Juli 2015 – 08:14 WIB

Ratusan warga menyaksikan atraksi mapasilaga tedong atau adu kerbau di Tana Toraja. Foto: Diar Candra/Jawa Pos
’’Seperti modernisasi yang tidak bisa dibendung, selalu ada dua sisi dari bermunculannya pa’kambik cilik ini,’’ tandas pria 69 tahun itu. (*/c5/ari)
BAGI masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Juli termasuk bulan favorit untuk melakukan Rambu Solo'. Yakni, upacara penghormatan terakhir
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara