Happy Salma dalam Inggit Garnasih
Selasa, 05 Juni 2012 – 09:10 WIB
Happy Salma saat berperan sebagai Inggit Ganarsih dalam pertunjukkan bertajuk 'Monolog Inggit' di Teater Salihara, Jakarta, kemarin (4/6). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JAKARTA - Happy Salma tampaknya makin serius dengan kecintaannya terhadap dunia seni peran, khususnya teater. Aktris 32 tahun itu memang telah beberapa kali terlibat dalam pementasan teater, seperti Nyai Ontosoroh, Opera Diponegoro, dan Roro Mendut. Dia juga pernah mementaskan monolog. Salah satunya monolog Inggit Garnasih yang tahun lalu diperankannya kali pertama. Pentas monolog memang bukan yang pertama bagi aktris berambut panjang itu. Happy pernah bermain dalam pementasan monolog Ronggeng Dukuh Paruk. Namun, sosok Inggit yang diperankannya memiliki kesan tersendiri bagi Happy. Menurut aktris kelahiran Sukabumi tersebut, sosok Inggit sangat aspiratif.
Kemarin (4/6) Happy kembali ke atas panggung untuk memerankan sosok Inggit yang merupakan salah seorang istri Presiden Pertama RI Soekarno tersebut. Bertempat di Teater Salihara, istri Tjokorda Bagus Dwi Santana Kertayasa itu membawakan sosok Inggit dengan apik.
Baca Juga:
"Soekarno laki-laki pesolek, sorot matanya tajam, meneduhkan. Dia mengatakan, sekuntum bunga nan elok berwarna merah melekat di kepala, padahal warnanya kuning," ujar Happy dalam penggalan adegan monolog Inggit Garnasih di Gedung Komunitas Salihara kemarin. Dengan luwes dia memerankan karakter Inggit dalam monolog arahan sutradara Wawan Sofwan tersebut.
Baca Juga:
JAKARTA - Happy Salma tampaknya makin serius dengan kecintaannya terhadap dunia seni peran, khususnya teater. Aktris 32 tahun itu memang telah beberapa
BERITA TERKAIT
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Tissa Biani Ungkap Sebuah Kenangan
- Kenang Sosok Ray Sahetapy, Deddy Mizwar: Teman Diskusi yang Menyenangkan
- Pernyataan Maxime Bouttier Setelah Melamar Luna Maya
- Potret Zaskia Gotik Pulang dari Rumah Sakit, Gendong Anak Ketiga Pakai Daster
- Bantah Dipecat, Razman Ungkap Alasan Mundur dari Kasus Vadel Badjideh
- Pulang dari Amerika, Putra Ray Sahetapy Antar Sang Ayah ke Permakaman