Harapan Bang Masinton Tampaknya Bakal Kandas, Menteri yang Kebelet Nyapres Tak Akan Direshuffle

Hal itu membuat kepala negara tidak akan memecat Erick dkk.
"Mereka yang kebelet menjadi capres, tebar pesona kesana-kemari sudah atas izin Jokowi. Tak mungkin mereka jalan kampanye ke bawah, jika tak direstui Jokowi," ungkap Ujang.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu sebelumnya mendorong Jokowi mereshuffle menteri yang tidak fokus bekerja dan sibuk pencapresan.
"Jadi, saya lihat, memang harus segera dilakukanlah itu, dilakukan reshuffle. Jadi reshuffle-nya jangan sebagai wacana saja," ujar dia dalam sebuah diskusi, Sabtu (11/6).
Masinton menuturkan reshuffle menjadi penting agar kabinet Jokowi fokus bekerja.
Namun, menteri yang nantinya masuk kabinet harus sosok yang siap bekerja dan bukan sekadar tebar pesona.
"Ya, haruslah (reshuffle), supaya fokus, jangan juga nanti menteri yang masuk itu malah nggak fokus lagi, malah memanfaatkan buat kampanye lagi," ujar pendiri REPDEM itu. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Ujang menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mereshuffle menteri di kabinet Indonesia Maju yang kebelet menjadi Capres 2024.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Aristo Setiawan
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI