Harapkan DPD Lebih Terampil Jalin Relasi

jpnn.com - JAKARTA - Pengamat hukum tata negara, Margarito Kamis, menilai relasi antarlembaga negara akhir-akhir ini mengalami berbagai problem. Menurutnya, problem itu bersumber dari tidak adanya dimensi etika yang mengatur relasi dari masing-masing lembaga negara.
"Padahal pengalaman di belahan negara-negara maju membuktikan panggung lembaga-lembaga negara akan elok kalau dipenuhi dimensi etik, jangan hanya berdasarkan hubungan hirarki dan legalitas antarlembaga," kata Margarito saat jadi pembicara dalam diskusi bertema "Konflik Antarlembaga Negara" di gedung DPD, Senayan Jakarta, Rabu (16/10).
Margarito menambahkan, relasi antarlembaga negara juga sangat ditentukan oleh keterampilan lembaga-lembaga negara. "Ini sangat tergantung dengan kepiawaian pimpinan lembaga negara memerankannya," ujar Margarito.
Terkait dengan kepiawaian pimpinan lembaga negara, Margarito mengingatkan DPD agar jangan hanya berjibaku dengan aspek legal formal dalam merebut kewenangannya. Ditegaskannya, DPD harus lebih terampil dalam membangun relasi antarlembaga negara.
"Tidak bisa hanya dengan cara-cara formal seperti senangkan sana, senangkan sini. DPD dalam waktu tertentu harus jadi anak jalanan memperjuangkan kewenangannya," cetusnya. (fas/jpnn)
JAKARTA - Pengamat hukum tata negara, Margarito Kamis, menilai relasi antarlembaga negara akhir-akhir ini mengalami berbagai problem. Menurutnya,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Data Resmi BKN Jumlah PPPK Paruh Waktu dari Seleksi Tahap 1, Lebih Banyak
- PN Jakbar Tunda Putusan Perkara Gugatan Lahan di Daan Mogot
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- APJATI Antusias Sambut Pembukaan Penempatan PMI Sektor Domestik ke Timur Tengah
- Pemprov DKI Tak Akan Berikan Kompensasi untuk Warga yang Terdampak Bau RDF Rorotan
- Menhut Raja Antoni Memandikan Gajah di Tangkahan, Dukung Ekowisata di Taman Nasional