Harga Apartemen Turun di Tengah Booming Properti di Australia

Agen real estate lainnya Catherine Cashmore menjelaskan masalah utama dengan apartemen khususnya di Melbourne yaitu terjadinya kelebihan pasokan.
Ia menyebut terlalu banyak apartemen yang dibangun dan tidak cukup banyak orang yang menyewa.
"Bila ingin membeli properti dan melihat harganya naik, jangan beli apartemen," kata Catherine.
Menurut data CoreLogic, harga unit di Darwin dan Hobart tetap mengalami kenaikan.
Kenaikan paling rendah di Darwin terjadi di daerah Leanyer. Harga rata-ratanya naik 4,5 persen menjadi A$260.021 atau sekitar Rp3 miliar.
Sementara di Hobart, kenaikan paling rendah terjadi di daerah Battery Point dengan harga rata-rata menjadi A$703.180 atau sekitar Rp7 miliar.
Kecenderungan penurunan harga yang terjadi di kota-kota yang lebih kecil dibandingkan Sydney dan Melbourne ini disebabkan oleh adanya kelebihan pasokan.
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari
Bila selama ini Anda berminat membeli properti di Australia tapi merasa tidak mampu, mungkin ini saat yang tepat untuk mempertimbangkannya lagi karena harga apartemen sedang mengalami penurunan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Adhome Bikin Akses Properti Lebih Mudah dan Transparan