Harga BBM tak Menentu, Ini Misi Pemerintah

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, gejolak fluktuasi harga energi di Indonesia yang tak menentu merupakan salah satu upaya pemerintah membiasakan masyarakat menuju pada ketahanan energi.
"Tujuannya ini untuk menuju ketahanan energi. Harga minyak turun. Kan memang pernah turun, pemerintah berupaya membiasakan masyarakat. Itu suatu hal yang biasa," ujar Andy dalam diskusi 'Energi Kita' di Cikini, Jakarta, Minggu (5/4).
Andi menambahkan, pemerintah harus lebih mendorong penggunaan energi sumber daya terbarukan. Tujuannya agar bisa mengendalikan harga dan tidak bergantung kepada harga minyak dunia. Pasalnya, kenaikan harga-harga pokok bahan pangan sebagian besar ditopang karena harga minyak melonjak.
"Karena setiap harga minyak naik, ya semuanya naik. Karena semuanya digerakan oleh minyak. Seperti angkutan transportasi yang semuanya digerakkan oleh minyak," imbuhnya.
Andy lantas mencontohkan kereta api yang harus diubah menggunakan energi baru terbarukan. "Seperti kereta, harus diubah dari listrik yang berasal dari pembangkit energi baru, bukan lagi yang minyak. Karena dimanapun (BBM) harus dihemat," tegas Andy. (chi/jpnn)
JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, gejolak fluktuasi harga energi di Indonesia
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Harga BBM Vivo Jenis Revvo 90 Kembali Turun, Jadi Sebegini Sekarang
- Harga Emas Antam Hari Ini 5 April 2025, Anjlok
- Harga Emas Antam, UBS, dan Galeti24 di Pegadaian Kompak Turun, Berikut Perinciannya
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump