Harga Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah, Waspadai Kondisi Ramadan

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri meminta pemerintah mewaspadai pasokan beras menjelang Ramadan dan Lebaran 2024.
Pasalnya, Mansuri menjelaskan saat ini harga beras sudah dalam katagori tertinggi dalam sejarah.
Harga beras premium mencapai Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram.
"Memang saat ini harga beras tertinggi sepanjang sejarah. Harga akan tetap tinggi hingga setelah Ramadan," ujar Mansuri kepada JPNN.com, Senin (26/2).
Mansuri menjelaskan kemungkinan harga beras tetap tinggi merupakan faktor permintaan yang cukup tinggi saat Ramadan dan Lebaran.
"Permintaan pasar di Ramadan dan Lebaran naik hingga 75 persen dibandingkan permintaan di hari biasa," jelas Mansuri.
Mansuri menegaskan pemerintah harus menyiapkan skema lain untuk memenuhi permintaan masyarakat sehingga harga tidak makin melambung.
Dipantau dari laman resmi https://www.bi.go.id/hargapangan harga beras stabil dalam kondisi tinggi.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri meminta pemerintah mewaspadai pasokan beras menjelang Ramadan dan Lebaran 2024.
- Terima Aspirasi Pedagang untuk Revitalisasi Pasar Boja Kendal, Gubernur Jateng: Pakai Anggaran Perubahan
- Mentan Amran Yakin Sumsel Bisa Peringkat Satu Penghasil Beras Nasional: Gubernurnya Petarung
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pantau Harga di Pasar Tradisional, Lihat
- Panen Raya Beras 2025 Diprediksi 13,95 Juta Ton, Terbanyak Sejak 7 Tahun Terakhir
- Bea Cukai dan LPEI Berkolaborasi Dorong UMKM Memperluas Pasar ke Luar Negeri
- Gubernur Jateng Sebut Harga Pangan Normal, tetapi Pedagang Mengeluh Ada Lonjakan Tajam