Harga Elektronik Merangkak Naik
Jumat, 06 Juli 2012 – 05:50 WIB
SURABAYA - Melemahnya nilai tukar rupiah sejak Mei berimbas pada kenaikan harga elektronik. Kenaikan harganya cukup bervariasi, sekitar 2-6 persen. Itu diungkapkan Senior Branch Manager PT Sharp Electronic Indonesia Area Surabaya Satrio Soetanto.
Di sela-sela acara Sharp Historia di Surabaya kemarin, Satrio mengatakan bahwa harga terkerek naik lantaran biaya pembelian bahan baku juga naik. Dia menjelaskan, produk Sharp di Indonesia masih disuplai pabrikan Indonesia. Tapi, komponennya masih impor.
Baca Juga:
"Pembelian komponen itu pakai dolar. Sehingga, harganya mengikuti nilai tukar rupiah terhadap dolar," katanya.
Kenaikan yang paling tinggi dialami kulkas dan AC. Sampai sekitar enam persen. Sedangkan produk lain berkisar 2-3 persen.