Harga Garam Naik 500 Persen, Kasihan Nelayan Produsen Ikan Kering
Kamis, 27 Juli 2017 – 09:29 WIB

Nelayan baru saja menurunkan ikan dari kapal di Pantai Tiku, Kabupaten Agam. Mereka yang bergerak dalam usaha produksi ikan kering menjerit akibat tingginya harga garam. Foto: RIFA YANAS/PADEK/JPNN.com
”Setiap bulannya DPKP Agam butuh garam hingga dua ton untuk produksi batu es,” ujar Ermanto. (r)
Sebagian nelayan ikan kering di pesisir Pantai Tiku, Agam, Sumbar, berhenti berproduksi akibat melonjaknya harga garam.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Senator Lalita Buka Puasa Bersama Masyarakat Nelayan, Tekankan Toleransi
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi, BMKG Imbau Nelayan di DIY Tunda Melaut
- Nelayan & Masyarakat di Bali Diminta Waspada Gelombang Setinggi 3 Meter
- Dukung Kesejahteraan Nelayan, Kitabisa, Aruna, dan Yayasan Ini Lakukan Kolaborasi
- Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Perairan Utara Karawang, Satu Orang Meninggal Dunia
- TNI AL Bersama Instansi Maritim dan Masyarakat Nelayan Membongkar Pagar Laut