Harga Gas Bumi Turun, Petrokimia Gresik Optimistis Bersaing di Pasar Global

Rahmad melanjutkan dengan adanya beleid baru dari Kementerian ESDM ini, Petrokimia Gresik akan menerima harga gas bumi pada kisaran USD6 per MMBTU.
Rahmad pun memproyeksikan efisiensi biaya produksi pupuk Urea, ZA, dan NPK Petrokimia Gresik akan mencapai Rp743,97 miliar per tahun.
Hal itu akan berdampak pada penurunan biaya subsidi pupuk yang harus dibayarkan pemerintah.
Petrokimia Gresik memiliki 31 pabrik (pupuk dan non-pupuk) dengan kapasitas total 8,9 juta ton per tahun.
Pabrik yang menggunakan gas bumi sebagai bahan baku sebanyak 15 unit, dengan perincian:
# Dua unit pabrik amoniak dengan bahan baku Urea kapasitas produksi 1,1 juta ton per tahun
# Dua unit pabrik Urea kapasitas 1 juta ton per tahun
# Tiga unit pabrik ZA kapasitas 750 ribu ton per tahun
PT Petrokimia Gresik menyambut positif kebijakan penyesuaian harga gas bumi oleh pemerintah. Perusahaan pupuk ini makin optimistis dalam menghadapi persaingan global.
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Berkah Ramadan, Petrokimia Gresik Blusukan hingga Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
- Petrokimia Gresik & Pupuk Indonesia Berbagi Berkah kepada 1.000 Anak Yatim dan 1.500 Guru TPQ
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Petrokimia Gresik Pertahankan Proper Emas Kementerian Lingkungan Hidup Selama 4 Tahun
- Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program Makmur 2025