Harga Mati!!! PAN Say No to Ahok

jpnn.com - jpnn.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais memastikan sikap partainya terhadap Basuki T Purnama di pilkada DKI Jakarta tidak akan berubah. Menurut Hanafi, partainya tak akan mendukung calon gubernur yang lebih kondang dipanggil dengan nama Ahok itu.
"Tidak mungkin, gak mungkin (mendukung Ahok, red). Itu sudah harga mati. Kami tidak mendukung Ahok sudah harga mati," kata Hanafi di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (20/2).
Putra tokoh pendiri PAN Amien Rais itu menegaskan, sebagian besar pengurus dan kader partainya di DKI justru cenderung mendukung duet Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sebab, PAN mengusung semangat untuk mendorong pembaruan di DKI Jakarta dengan memiliki gubernur baru.
"Pemimpin yang tidak arogan dan membawa terobosan-terobosan untuk membangun Jakarta. Untuk alasan itu ya pasangan nomor tiga (Anies-Sandi, red) yang akan didukung PAN," tegas dia.
Namun, Hanafi menegaskan bahwa PAN yang pada putaran pertama pilkada DKI mengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni hingga saat ini belum menyatakan sikap. Sebab, PAN juga perlu berembuk dengan partai lain di Koalisi Cikeas sebagai pengusung Agus-Sylvi.
"Kami hormati proses resminya, tentu ada pembicaraan dengan koalisi yang mendukung Agus-Sylvi kemarin. Tapi secara mayoritas, secara chemistry dan faktual, basis dan massa PAN dukung Anies-Sandi," pungkas wakil ketua Komisi I DPR itu.(fat/jpnn)
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais memastikan sikap partainya terhadap Basuki T Purnama di pilkada DKI Jakarta tidak akan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Jalankan Instruksi Ketum PAN, Eddy Soeparno Bagikan Sembako di 11 Kabupaten/Kota di Jabar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- PSI: Ahok Seharusnya Jadi Whistle Blower Saat Masih Menjabat Komut
- Bukan Ahok, Pramono Janjikan Operasi Yustisi Akan Lebih Ramah